Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Kepri, DJPb Dorong Penguatan Konektivitas dan Logistik Terintegrasi

23 Juli 2026, 13:39 WIB 61 kali dibaca
Kategori : Berita Lainnya

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggelar Diseminasi Kajian Fiskal Regional Triwulan I Tahun 2026 pada Rabu (22/7/2026). Mengangkat tema “Navigating Growth Through Connectivity: Perkembangan Konektivitas Kepri dalam Mengakselerasi Pertumbuhan Ekonomi”, kegiatan ini menekankan pentingnya penguatan konektivitas wilayah sebagai pendorong utama performa ekonomi daerah.

Dalam pemaparannya sebagai keynote speaker, Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran (PPA) II Kanwil DJPb Provinsi Kepri, Andres Leiman Silalahi, mengungkapkan bahwa perekonomian Kepulauan Riau hingga Triwulan I 2026 tetap tumbuh kuat di angka 7,04 persen (year-on-year). Kinerja positif tersebut turut didukung oleh neraca perdagangan Kepri yang mencatatkan surplus sebesar US$68,08 juta serta kontribusi aktif dari Kinerja APBN di tingkat regional.

"Berdasarkan analisis regresi yang dilakukan, konektivitas terbukti memiliki peran yang sangat penting dan signifikan dalam penguatan perekonomian Kepri," ujar Andres saat memaparkan highlight Kajian Fiskal Regional.

WhatsApp Image 2026-07-22 at 09.45.22.jpegPandangan senada disampaikan oleh Sekretaris Barenlitbang Provinsi Kepri, Achmad Ardiansyah, S.TP., M.A.P., yang hadir sebagai narasumber pertama. Menurutnya, pembangunan konektivitas di wilayah kepulauan tidak boleh dipandang hanya sebatas pembangunan fisik semata.

"Konektivitas di Kepulauan Riau bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan urat nadi penyatuan entitas ekonomi antarwilayah," tegas Achmad.

Dari sudut pandang akademis, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Maritim (FEBM) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Dr. Myrna Sofia, S.E., M.Si., menyoroti pentingnya efisiensi logistik. Ia menjelaskan bahwa logistik dan konektivitas merupakan dua faktor kunci dalam menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi di Kepri.

"Peningkatan infrastruktur, integrasi sistem transportasi, serta pemanfaatan teknologi logistik perlu terus ditingkatkan untuk mengatasi berbagai tantangan geografis. Dengan pengelolaan yang optimal, Kepulauan Riau memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi pusat (hub) ekonomi maritim yang kompetitif," ungkap Myrna.

Diseminasi ini menyimpulkan bahwa integrasi sektor transportasi laut, darat, dan udara merupakan kunci mutlak dalam mentransformasi Kepulauan Riau menjadi pusat logistik dan investasi regional. Langkah strategis tersebut diharapkan dapat terus menopang dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Kepri secara berkelanjutan ke depan.

Editor: Darma Satria
Isi Survei SKM