TMMD Sengkuyung Tahap II Resmi Ditutup, Kustini Harap Kesejahteraan Warga Meningkat

  • Version
  • Download 0
  • File Size 16.00 KB
  • File Count 1
  • Create Date June 17, 2021
  • Last Updated June 17, 2024

TMMD Sengkuyung Tahap II Resmi Ditutup, Kustini Harap Kesejahteraan Warga Meningkat

Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II TA 2024 Kodim 0732/Sleman yang diadakan di Argomulyo, Kapanewon Cangkringan resmi ditutup pada Jumat (7/6) pagi. Hadir pada acara tersebut Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo.

Kustini didampingi Dandim 0732/Sleman dan Kapolresta Sleman yang diwakili Wakapolresta Sleman juga meresmikan badan jalan hasil program TMMD Sengkuyung ini secara simbolis dengan memotong pita. Bupati juga menyerahkan kunci secara simbolis kepada masyarakat penerima bantuan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Ditemui di sela-sela kegiatan tersebut, Kustini mengucapkan terima kasih kepada TNI/Polri dan elemen masyarakat lainnya yang telah berpartisipasi menyukseskan program TMMD Sengkuyung ini. Diharapkan hasil dari program ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Argomulyo dan sekitarnya.

“Melalui program ini saya harapkan juga dapat semakin mempererat hubungan baik antara TNI dan masyarakat. Dengan adanya pembangunan talud, jalan, dan RTLH ini diharapkan dapat mendorong roda perekonomian masyarakat di sini,” ujarnya sarangslot.

Sementara Komandan Kodim (Dandim) 0732/Sleman Letkol Arm Danny A.P Girsang S.Sos.,M.Han, melaporkan kegiatan ini dilaksanakan selama satu bulan, mulai 8 Mei hingga 7 Juni 2024. TMMD kali ini pihaknya membangun talud sepanjang 390 meter, membuat badan jalan dengan panjang 320 meter, serta membangun RTLH atas nama Kuswandi dan Sumirat.

“Selain itu, juga ada sasaran tambahan, yakni pembukaan jalan baru sepanjang 400 meter dengan lebar 5 meter,” jelasnya.

TMMD ini juga menyasar pembangunan non fisik, diantaranya penyuluhan wawasan Kebangsaan, penyuluhan Kamtibmas dan Napza, penyuluhan pencegahan stunting, dengan meningkatkan posyandu dan posbindu penyakit tidak menular serta penyuluhan penanggulangan bencana alam.

Dijelaskan kegiatan ini turut melibatkan sejumlah elemen masyarakat, diantaranya TNI sebanyak 43 orang, Polri 5 orang, Linmas sebanyak 5 Orang dan masyarakat 20 orang. Program TMMD ini didukung anggaran dari APBD DIY sejumlah 75 juta rupiah, APBD Kabupaten Sleman sejumlah 375 juta rupiah, dengan jumlah keseluruhan yakni 450 juta rupiah. Selain itu, ditambah dengan swadaya masyarakat berupa tenaga per hari 20 Orang dan logistik senilai 25 juta rupiah.